Dukung SayaDukung Pakde Noto di Trakteer

[Latest News][6]

abu nawas
abunawas
berbayar
Budaya
cerbung
cerkak
cerpen
digenjot
gay
hombreng
horor
hot
humor
informasi
LGBT
mesum
misteri
Novel
panas
puasa
sejarah
Terlarang
thriller

Labels

MILIKKU DIUBAH JADI MEKI

 

Wellcome back, Lur. Pakde Noto di sini dan inilah Samsung S26. Eh, bukan, bukan ... itu tadi David Gadgetin, Lur.

Bagaimana kabarmu, Lur? Hari ini pakde datang dengan cerita baru ... hem, tepatnya pakde akan membahas sebuah kasus yang bener-bener mind-blowing.

“Kasus apa sih, De? Bikin penasaran deh, apalagi lihat judul covernya kok begitu?”

Benar sekali, Lur. Kamu gak salah baca kok. Burungnya diganti meki itu benar.

“Heh! Seriusan, De? Ceritanya bagaimana, kok bisa?”

Bagaimana ceritanya? Langsung saja ke TKP.

 

****

 


Kalian pernah nggak sih ngerasa aman banget sama seseorang yang udah kalian anggap kayak bapak sendiri gitu, Lur?

Nah, ini adalah kisah ... sebut saja Mujahid, seorang remaja 20 tahun asal Uttar Pradesh, India, yang kepolosannya dibalas dengan pengkhianatan paling kejam.

Jadi, semuanya berawal dari pertemuannya dengan pria bernama ... sebutlah Om Prakash.

Om Prakash ini bisa dibilang lelaki baya ... punya uang, dan kelihatan baik banget loh, Lur. Orang kaya gitulah.

Kalau pakde sih menang kumis doang. Masalah uang pakde gak sekaya Om Prakash. Ini juga ngumpulin recehan dari hobi nulis, Lur. Menyedihkan emang.

Mujahid ini emang dasarnya anak desa yang polos, nggak curigaan sama sekali. Dia mikir, "Oh. Om Prakash ini baik banget, ya. Selalu bantu aku. Suka kasih ini itu, sering ngajak jalan-jalan dan makan."

Memang benar kok, Lur. Om Prakash ini sering memberi Mujahid uang dan sering mengajak makan-makan enak, Lur.

Pokoknya, di mata Mujahid, Om Prakash adalah lelaki baik dan sudah dianggap bapaknya sendiri. Serius! Saking baiknya.

Akan tetapi, Lur. Ada satu hal yang Mujahid nggak tahu kalau Om Prakash ini ternyata punya orientasi seksual yang disembunyikan ... hombreng, Lur. Penyuka sesama jenis.

Nah loh! Ada udang dibalik batu rupanya. Ya, to. Kebaikan Om Prakash ini ternyata ada maksud terselubung, Lur.

Om Prakash ini terobsesi dan jatuh cinta banget sama Mujahid, tetapi dia sadar, dia nggak akan bisa dapat Mujahid secara normal kayak mendapatkan seorang perempuan.

Ya, iyalah! Secara Mujahid ‘kan laki-laki, sementara Om Prakash juga laki-laki. Semesta juga gak bakal merestui ya ‘kan, Lur? Ya, kali jeruk makan jeruk.

Om Prakash sadar akan dirinya yang menyimpang. Jadi, dia mulai menyusun rencana yang bener-bener tak masuk akal untuk mendapatkan Mujahid, pemuda yang ia gandrungi. Intinya, Om Prakash terus menanam kebaikan di mata Mujahid, tetapi ya gitu, Lur. Ada maunya.

Itu tadi perkenalan singkat tokoh Om Prakash yang hasratnya hanya muncul kala melihat pemuda tampan ... tergila-gila sama Mujahid. Hasrat Om Prakash yang menyimpang ia pendam lama dan terus-terusan menanam kebaikan agar mudah mendapatkan Mujahid.

Hombreng itu suka begitu ya, Lur? Serius pakde nanya. Suka kasih ini itu sebagai jebakan Batman gitu? Biar korbannya merasa gak enak kalau menolak, secara korban sudah dijojong?

Kamu harus hati-hati loh kalau ada orang baik ... zaman sekarang gak ada yang gratis! Pokoknya harus waspada ya, Dulur. Namun, kalau pakde gak modus kok, gak ada maksud lain kepadamu, pakde hanya ingin menghiburmu saja. Sumpah! Pakde gak akan mencintaimu seperti Om Prakash yang nyeleneh itu ... cinta pakde hanya untuk mbokdemu seorang kok. Serius!

Pakde loh orangnya lugu, polos, dan gak tahu apa-apa tentang begituan.

Eh, Lur. Kadang-kadang pakde pingin seperti tetangga yang HP-nya gak pernah dikunci. Mereka punya HP masing-masing, tetapi HP suaminya memang gak pernah dikunci dan asal taruh begitu saja ... sebegitu polos dan lugunya.

Mainnya hanya nonton Youtube, gak aneh-aneh seperti pakde yang betah lama nongkrong di aplikasi X. Ya, bagaimana ya Lur. Bebas sensor masalahnya kalau di X. Ada video ini, ada video itu, ada video ini itu, video ona-anu, dan ... pokoknya betah!

Surga gak sih bagi istri-istri punya suami yang HP-nya gak dikunci kode gitu. Gak curigaan, gak perlu waswas, asal taruh dan bisa dicek chat, daftar kontak, galeri, dan akun-akun sosmednya. Bisa tidur nyenyak ya to?

Pakde sih pingin banget begitu, HP asal taruh, kalau mbokdemu cek HP aman-aman saja, tetapi ya bagaimana ya, Lur. Pakde belum bisa ... pokoknya pakde sudah beliin mbokdemu HP dan sejak itu HP pakde aman, terlebih sekarang yang rahasia sudah pakde amankan di folder terkunci. Aman Lur, aman! Semua chat, video donlotan, video sendiri ... aman!

Terlebih kalau cucu pakde datang berkunjung pasti otak-atik HP mbah kakungnya, duh ... suka ketar-ketir. Untung saja pakde gak instal TikTok, alhasil gak lama dia mainin HP pakde.

Kalau kamu HP-nya dikunci juga atau tidak, Lur? Sangat privasi atau malah silakan-silakan saja? Pakde kepo loh pingin tahu.

Sudah, ah. Kita kembali ke cerita. Ngomongin yang privasi nanti saja, kapan-kapan saja ya, Lur. Sekarang kita fokus kepada Mujahid dan Prakash.

****

KONTILKU DIGANTI MEKI.

 

Setelah sekian waktu, setelah dirasa Mujahid sudah terperangkap oleh kebaikan Om Prakash.

Malam itu Om Prakash ngajak Mujahid ke apartemennya.

Saat Mujahid bertanya kenapa ia diajak ke apartemen, Om Prakash menjawab, katanya, “Ada urusan penting.”

Singkat cerita keduanya sudah sampai di apartemen milik Om Prakash, tak lama kemudian Om Prakash menyodorkan minuman untuk Mujahid.

Kalian bisa tebak ... minuman itu udah didoping oleh OM Prakash dengan obat bius, Lur!

Weladalah! Jelas saja Mujahid yang polos menenggak dan menghabiskan minuman itu. Hasilnya ... eng, ing, eng ...  Mujahid pingsan, Lur.

Bruk!

Hayo? Kira-kira adegan selanjutnya apa hayo?

Apa! Gak kok. Om Prakash gak langsung menggasak Mujahid yang pingsan. Murahan banget ya ‘kan kalau sampai menggasak Mujahid yang pingsan.

“Hah! Gak digasak, De? Terus diapain dong? Kok gua malah penasaran, ya.”

Memangnya kamu! Om Prakash tidak begitu.

Mengetahui Mujahid pingsan, Om Prakash tidak buang waktu, dia bawa Mujahid ke sebuah rumah sakit milik Fakultas Kedokteran Beg Rajpur.

“Loh, kok? Mau apa sih, De?”

Nanya terus ... Nanya terus!

“Dih! Cuma tanya kok sewot!”

Simak makanya!

“Iya deh, iya!”

Om Prakash lalu masuk dan berpura-pura jadi bapaknya Mujahid.

Singkatnya, Om Prakash tanda tangan semua surat izin operasi sesuai prosedur loh, Lur.

“Hah! Operasi, De? Operasi apaan dah.”

Tanya sekali lagi pakde sembur pakai air jampi-jampi ya, Bocah!

“Suka-suka Pakde aja deh! Nanya salah, diem disangka begok. Terserah Pakde aja!”

Yok lanjut, Yok.

Kamu tahu operasi apa yang Om Prakash minta? Sex Reassignment Surgery.

Kok kamu gak tanya?

“Tadi katanya kalau nanya-nanya disembur air jampi-jampi jigong!”

Begitu ae kok nesu loh kamu ini.

Pakde lanjutin, ya?

“Terserah Pakde aja.”

Singkatnya, Om Prakash memaksa dokter yang ada di sana untuk mengubah Mujahid menjadi seorang wanita secara fisik.

“What! Serius, De?”

Iya, benar. Om Prakash meminta dokter mengubah Mujahid menjadi perempuan!

“Astaga naga. Sebegitunya, ya.”

Ya. Dokter pun segera melakukan tugasnya.

Next, Lur!

 

*****

Setelah operasi selesai.

Mujahid terbangun. Ia merakan pusing, mual, dan hal pertama yang ia dengar adalah suara Om Prakash."Sekarang kamu sudah jadi wanita. Aku akan membawamu ke Lucknow dan kita akan menikah."

Ya, iyalah syok ... Mujahid syok mendengarnya. Ia yang masih merakan sakit luar biasa di perut langsung ngeh ucapan Om Prakash. Mujahid langsung mengecek miliknya di balik selimut... organ genitalnya udah nggak ada, Lur! Burungnya sudah terbang ... berganti meki yang aduhai. Weladalah!

Mujahid kini telah berubah menjadi perempuan dengan tak lagi bergelar pejantan ... ya memang tak lagi memiliki burung. 😁

Sebegitunya ya Lur cinta. Om Prakash melakukan segala cara untuk mendapatkan pemuda idamannya. Kalau ia tidak bisa menikahi seorang lelaki dan kodratnya harus menikahi perempuan ... sekarang Om Prakash bisa melakukannya, toh Mujahid yang tadinya mempunyai burung seperti dirinya kini berganti perempuan?

Mungkin pikir Om Prakash begini, Lur. “Lah! Gua ‘kan menikahi perempuan, bukan jeruk makan jeruk. Ya, ‘kan? Buktinya Mujahid perempuan kok. Bisa dong gua nikahin Mujahid?”

 

****

 

 

Lur, kamu pasti mikir, "Kok bisa bapaknya nggak nyariin sih, De?" atau, "Kok rumah sakit percaya gitu saja saat Om Prakash menyuruh mengganti kelamin Mujahid?"

Ternyata, eh, ternyata ... pas polisi selidiki kasus ini ... bapaknya Mujahid itu terlibat, Lur!

“Astaga ... makin drama aja ya, De?”

Benar, Lur.  Bapaknya Mujahid ini punya hutang judi ke lingkaran pertemanan Om Prakash. Jadi, bapaknya menjual masa depan anaknya demi lunasin utang.

Nah loh! Plot twist ‘kan?

Jauh-jauh hari bapaknya Mujahid membuat kesepakatan dengan Om Prakash yang tergila-gila dengan anaknya.

Saat Om Prakash mengutarakan ingin menikahi Mujahid dengan terlebih dulu mengganti kelaminnya, sang bapak setuju.

“Bagaimana, Be. Boleh dong gua nikahin anak Babe?” tanya Om Prakash.

“Lu atur deh bagaimane baeknye,” jawab bapaknya Mujahid.

Ternyata, dokumen yang disodorkan Om Prakash kepada dokter itu asli dan sudah dibubuhi tanda tangan basah oleh bapaknya Mujahid loh, Lur. Semua terkesan legal ya, ‘kan?

Duar!

Gila gak tuh! Yang satu gila judi, yang satu punya hasrat menyimpang dan Mujahid yang polos jadi korban!

Next!

 

****

“Apa Mujahid akhirnya dinikahi oleh Om Prakash, De?”

Gak! Gila Mujahid mau sama lelaki homo murahan model gitu, melakukan segala cara.

Mujahid akhirnya menceritakan kekecewaannya kepada beberapa kerabat yang masih peduli akan nasibnya yang kini berubah perempuan.

“Ya, kali kontil gue diubah jadi meki. Gue gak terima! Gue mesti lapor polisi!”

Long short story ... Om Prakash akhirnya ditangkap dan rumah sakit itu juga diinvestigasi besar-besaran karena dianggap mal praktik dan prosedur ilegal.

Begitu ceritanya, Dulur.

Mujahid tidak jadi nikah sama om ngacengan itu. Dia milih untuk pergi jauh, berusaha menyembuhkan trauma yang bakal membekas seumur hidup.

 

****

Menurut kamu bagaimana, Lur? Apakah hukuman penjara cukup buat orang kayak Om Prakash? Menurutmu pula apa yang pantas didapat sama bapaknya Mujahid yang tega menjual anaknya sendiri?

Sekali lagi pesan pakde, jangan lupa buat terus waspada sama orang-orang di sekitarmu, bahkan yang kelihatan paling baik sekalipun, nggeh.

Oke, Dulur. Itu tadi adalah kisah yang bener-bener bikin kita mempertanyakan sisi kemanusiaan seseorang. Kok bisa-bisanya rasa percaya dibalas dengan pengkhianatan seekstrem itu?

“Orang hombreng napa sih ada saja gebrakannya. Heran!”

Semua demi cinta. Namanya orang kalau sudah cinta bagaimana sih, Lur. Kayak kamu gak pernah jatuh cinta saja.

“Ya, gak gitu juga kali, De! Kaum pelangi memang aneh. Suka sejenis aja udah aneh ... lah ini malah aneh-aneh lagi!”

 

****

 

Kasus Mujahid ini bukan cuma sekadar berita kriminal biasa, tetapi ini adalah pengingat keras buat kita semua ya, Lur. Kadang, bahaya terbesar itu bukan datang dari orang asing yang kita temui di jalan, tetapi justru dari orang yang punya akses ke hidup kita ... bisa itu teman dekat, atau bahkan dalam kasus tragis Mujahid ini ... keluarga sendiri.

Satu hal yang bikin pakde salut adalah keberanian Mujahid untuk bersuara. Di tengah trauma fisik dan mental yang luar biasa, Mujahid memilih untuk melawan dan tidak membiarkan Om Prakash menang begitu saja.

Pelajarannya, kalau kamu merasa ada yang aneh dengan kebaikan seseorang yang berlebihan, jangan diabaikan.

Ingat! Tidak ada seorang pun, siapa pun mereka, yang berhak mengambil keputusan atas tubuh kalian tanpa izin. Selalu pastikan kalian punya support system yang bener-bener tulus, karena pengkhianatan dari dalam itu lukanya paling susah sembuh loh, Lur. Percaya deh sama pakde. END

 

PAKDE NOTO

Baca juga cerita seru lainnya di Wattpad dan Follow akun Pakde Noto @Kuswanoto3.

No comments:

Post a Comment

Start typing and press Enter to search